Berawal dari pemilihan Ketua dan Wakil Ketua kelas kala itu, aku semakin yakin bahwa dialah yang ditetapkan olehNya untukku. Iya sebelum ini, tepatnya sembilan bulan sebelum pemilihan tersebut, ada yang memberitahuku tentangnya, mahasiswa pindahan dari kelas pagi. Pada saat itu ku berfikir untuk apa temanku memberitahukan tentang si mahasiswa ini kepadaku. Namun karena ku kurang peka jadi aku iyakan saja. Waktu berlalu hingga dua bulan perkenalan kami di dalam kelas, selama itu tidak ada interaksi antara kami, karena dia duduk dibarisan belakang dan aku duduk dibarisan depan. Kami hanya mengenal lewat absensi yang disebutkan oleh dosen. Untuk pertama kalinya kami bertemu dan tukar cerita, ternyata dia lebih dari yang ku pikirkan, dia cerdas, sok asik, sedikit ramah dan cukup humoris. Pada hari itu ada seminar di dekat kampus kami, dia duduk di sebelahku, entah apa yang membuat kami duduk bersebelahan kala itu sampai kami tidak fokus mendengarkan seminar yang ada di depan ka...
Penikmat Cappucino, Semanis Jambu